Diam dan beku dalam dinginnya palsu
hati terdiam dan merintihkan nafsu
keinginan untuk memiliki dunia penuh semu
tak penah terhenti sedekat apapun jemu.
Jeritan kemaksiatan sudah buat dia mati
merasuk dalam rongga-rongga kehidupan penuh benci
dalam keraguan dia mencari arti dari hidup ini
dan memang benar semua hanyalah terlahir sendiri.
Hati yang sepi dalam relung lamunan
pernah dia mencoba mengejar impian
dan saat semua mati kering dalam keragu-raguan
kini dia tiada percaya lagi keajaiban.
Semua keindahan itu mati sendiri
ditinggal dalam kepungan beku yang sepi
hati mulai layu bersama perih yang tak pernah berhenti
menghinggapinya dan menusukkan pertanyaan diri.
Hati itu sendiri!!
menangisi semua yang hampir saja dia miliki
dan semua kini punya alasan untuk melangkah pergi
dan dia temukan tujuan hidup untuk mati.
Tuesday, February 10, 2009
Hati Sendiri
presented by Ni Kadek Dianita di Tuesday, February 10, 2009 2 comment
Label: poems
Thursday, February 05, 2009
mimpi semu
Wednesday, 4 February, 2009 6:13 PM
aku kembali ke dalam pelukan kesepian,,
aku merenungkan keindahan penuh dengan kepalsuan,,
dan semua mampu membuyarkan sementara perasaan,,
sungguh bagaikan candu bagi aku yang tak mampu mengerti kenyataan,,
aku kembali dalam rangkulan kesemuan hidup ini,,
menunggu lagi dia datang dan tawarkan palsunya mimpi,,
dan semua mampu untuk buatku terbang begitu tinggi,,
meski kadang aku sadari semua tak pernah berarti,,
semua mimpi semu itu obatku,,
atas kekecewaan dalam hatiku karena kenyataan untukmu,,
dan semua masih mampu sembuhkan rasaku yang beku,,
meski hanya dalam sekejap waktu semua berlalu,,
semua mimpi semu itu dokter bagi hati,,
atas luka dalam hatiku yang merobekku mati,,
dan semua masih bisa membuat aku sejenak menenangkan diri,,
walau semua itu terasa begitu semu namun inilah obat bagi sakit ini,,
aku sekali lagi rasakan sentuhan kepalsuan dalam mimpi,,
dan aku seolah tak mau lagi kembali dalam kenyataan ini,,
namun semua hanyalah semu dan akan lenyap di pagi hari,,
meskipun begitu aku nikmati setiap belaian lembutnya dalam hati,,
presented by Ni Kadek Dianita di Thursday, February 05, 2009 0 comment
Wednesday, February 04, 2009
not alright
i can't make it better than yesterday,,
too many confusing things around me,,
what should i do now??
tell me what should i do baby,,
u make me dying here,,
and u never want to hear what i say,,
today it's getting hard to survive,,
it's damn painful; you know that!
i am sick of u,,
bt i can't ignore your beauty,,
u just too beautiful to be hate,,
and the worst thing is u don't wanna know,,
i am here baby,,
waiting for your calling,,
but may be my dream just too far,,
and it just give me damn pain,,
it's useless i know it,,
u just think i am your shit,,
and i am your shit baby,,
but trust me i am still here,,
presented by Ni Kadek Dianita di Wednesday, February 04, 2009 0 comment
Label: poems
Monday, February 02, 2009
Aku Benci Lagu Ini
Aku benci lagu ini
semua ini sungguh menyiksa hati
tapi aku tak bisa menghentikan lagu merdu
meski sungguh mengoyak perasaanku.
Aku benci lagu ini
semua ini mengingatkan impian yang mati
tapi aku tak bisa menghentikan lantunan lagu
meski sungguh merobek kedamaianku.
Lagu ini mengingatkan aku padamu
seseorang yang pernah jadi sahabat dalam hidupku
namun karena kesalahan bodohku waktu itu
kini dirimu menghilang dalam semu.
Lagu ini kesukaanmu
pendamping tidurmu; aku tahu
namun kini lagu ini begitu menyiksaku
terus saja memaksaku untuk mengingat masa itu.
Aku benci lagu ini
meski aku tak pernah mampu menghentikan suara hati
yang terus meneriakkan kerinduan akan dirimu
namun apa dayaku kini dirimu tak mau tahu akan hatiku.
Aku benci lagu ini
semua sungguh mengganggu kedamaian dalam hidupku
semestinya dirimu mencoba sejenak mengerti
betapa aku inginkan dirimu seperti dulu.
Aku tahu semua memang salahku
tolong beri aku waktu untuk memperbaiki itu
semua seharusnya tak seperti ini
namun kini aku benci lagu ini!
presented by Ni Kadek Dianita di Monday, February 02, 2009 0 comment
Label: poems
hadirmu
aku tak menemukan dirimu di sini
aku tak mampu melihat keindahanmu lagi
saat dirimu memutuskan semua terhenti
dan detak jantungku pun ikut mati.
aku tak mampu mengerti
dirimu yang memulia setiap cerita di hati
dan kini dirimu kejam membuat dia terhenti
tinggal aku menahan kebekuan ini.
semestinya dirimu tak datang kemari
dan membagi senyuman itu jika inginkan pergi
semua memang terlambat aku mengerti
namun hadirmu tak pernah sesali.
meski memang luka itu ada di hati
namun hadirmu adalah anugrah dalam hidupku yang sepi
dan semua akan terus jadi indah meski sunyi
aku pun akan terus terdiam di sini.
aku tak berharap dirimu kembali
semua memang terlalu sulit untuk dimengerti
namun percayalah semua akan jadi indah di hati
dan aku akan terus berdoa semoga kamu temukan cinta sejati.
presented by Ni Kadek Dianita di Monday, February 02, 2009 0 comment
Label: poems
Sunday, February 01, 2009
aku siap
saat matahari esok menyapa,,
aku siapkan hatiku dengan pelukan cinta,,
tak akan aku birkan dirimu membuat luka,,
akan aku peluk dia erat dalam dada..
saat matahari esok mengudara,,
aku siapkan jiwaku dengan selimut rasa,,
hingga dirimu tak akan lagi bisa,,
membuat dia menangis air mata..
saat kita bertemu kembali,,
kenangan pahit itu tak akan membunuh hati,,
sudah aku hentikan detakan cinta tak mengerti,,
biarlah hati kering namun masih di sini..
saat kita berjumpa lagi,,
senyuman palsumu tak akan membuat aku pergi,,
akan aku hadapi tiap kenangan perih bagi hati,,
semua memang harus jadi begini..
aku tak pernah menyesali hadirmu,,
meski dirimu hanyalah membagi perasaan palsu,,
namun semua itu sungguh berharga bagiku,,
dan semua itu kini tak akan mampu membunuhku seperti dulu..
presented by Ni Kadek Dianita di Sunday, February 01, 2009 0 comment
Label: poems
Tuesday, January 06, 2009
Matinya Mimpi
Dalam keraguan aku mencari arti
semua ini tak pernah lagi berjalan kembali
terlalu sakit aku mengerti matinya mimpi
tak pernah aku kira semua harus jadi begini.
Dalam kebimbangan aku menjari jawaban
semua terlalu cepat jauh berjalan
aku berteriak mencoba mengejar impian
namun aku terjatuh dalam rongga ketakutan.
Aku harus bisa lepaskan mimpi
meski dia sudah jauh dalam melekat di hati
dan kini semua harus dengan kejam diakhiri
hanya aku yang tergulai dalam perihnya luka ini.
Aku ingin mimpi itu kembali
memelukku dalam gelap dan sepinya hidup ini
namun terlalu jauh aku mengharapkan terjadi
yang ada hanya lamunan kosong dan semua mati.
Semua ini sudah lelah aku lalui
mengejar mimpi yang telah tinggalkan aku sendiri
terlambat memang aku membuka mata untuk mengerti
dan kini yang tertinggal hanya tusukan penyesalan untuk hati.
presented by Ni Kadek Dianita di Tuesday, January 06, 2009 0 comment
Label: poem
